GIYANTO JAYA CAH SOLO
Diberdayakan oleh Blogger.

KLIK SALAH SATU JUDUL

Belanja Online

Written By giyanto jaya on Jumat, 08 Agustus 2014 | 23.46

Jual beli online tampaknya sudah mulai menjadi gaya hidup baru bagi masyarakat tanah air belakangan ini. Setiap hari jumlah toko online semakin banyak saja, dari mulai yang kecil hingga besar. Selain itu, iklan toko online besar semacam Tokobagus (kini OLX), Berniaga, Elevania, dan lainnya setiap hari selalu menghiasi layar kaca.
Sayangnya meskipun menawarkan banyak kemudahan, terdapat ancaman serius yang sangat membahayakan bagi konsumen yaitu penipuan. Ya, tidak sedikit modus penipuan di internet yang menggunakan kedok jual beli online. Hingga saat ini sudah banyak orang yang dirugikan dengan ulah para penipu ini.
Agar tidak terkena modus-modus yang beredar, disini Jaka akan memberikan tips aman berbelanja Online.
  1. Jenis Situs Jual Beli OnlineSebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu jenis situs jual beli yang ada di internet. Secara garis besar situs jual beli tersebut dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni situs yang menjual langsung barang ke pembeli dan situs yang menyediakan ‘lapak’ bagi para penjual untuk menjual barangnya ke konsumen.Contoh situs yang menjual langsung barang ke konsumen di antaranya adalah Lazada, Bhinneka, Elevania, Amazon, dan lainnya. Sedangkan situs yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli di antaranya adalah Kaskus, Tokobagus (OLX), Berniaga, dan lainnya.
    Situs yang menjual langsung barang ke konsumen biasanya lebih aman terutama untuk situs-situs besar. Namun kamu tetap harus berhati-hati terutama untuk situs-situs kecil yang belum terlalu dikenal luas namanya.
  2. Install Anti Virus di KomputerSebelum melakukan transaksi jual beli, hal pertama yang harus diperhatikan adalah perangkat untuk mengakses toko online tersebut. Jika kamu mengakses dari PC atau smartphone, pastikan perangkat tersebut sudah terinstal aplikasi anti virus, anti malware, atau anti pishing.Hal ini sangatlah penting karena banyak virus dan malware saat ini yang suka mencuri data pribadi kamu. Yang mereka curi tidak hanya password dan informasi login, namun juga nomor kartu kredit ataupun data internet banking yang kamu miliki.
  3. Pilih Online Shop TerpercayaLangkah selanjutnya adalah memiliki toko online yang terpercaya dan memiliki reputasi yang bagus di mata para konsumennya. Luangkanlah waktu kamu untuk mencari informasi toko online tersebut di internet, baik itu di forum-forum ataupun media sosial.
    Perhatikan juga peraturan serta kebijakan dari toko online tersebut agar kamu tidak dirugikan di kemudian hari. Sebagai contoh, apakah toko online tersebut dapat mengganti barang yang dibeli apabila terjadi kerusakan atau tidak sesuai dengan deskripsi produknya.
    Yang paling penting, jangan pernah menuliskan data pribadi kamu di toko online tersebut, seperti PIN ATM, password internet banking, dan lainnya. Jika ada toko online yang meminta hal tersebut, maka dapat dipastikan bahwa itu adalah modus penipuan.

  4. Kondisi dan Harga ProdukKetika memilih suatu produk perhatikan dengan seksama deskripsi produk tersebut, apakah produk tersebut baru, bekas, bergaransi resmi, atau melalui black market. Mintalah foto asli dari produk tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada cacat terutama untuk produk elektronik atau baju, seperti laptop, baju Korea, dan lainnya.Perhatikan juga harga dari produk tersebut karena tidak sedikit yang menjualnya dengan harga yang jauh lebih mahal atau lebih murah dari harga pasaran. Lakukanlah perbandingan terlebih dahulu dan jangan pernah tergiur dengan produk yang harganya sangat murah karena kemungkinan besar itu adalah penipuan.
    Jangan juga mempercayai penjual yang melakukan modus penjualan barang elektronik dari Batam dengan harga yang sangat murah, seperti hp Android, iPhone second, dan lainnya. Walaupun tidak semua, namun kebanyakan dari mereka adalah penipu karena barang yang mereka jual sangat jauh lebih murah daripada produk aslinya.
  5. Cara PembayaranCara pembayaran yang paling aman adalah dengan melakukan COD (cash on delivery). Jika rumah kamu dekat dengan lokasi si penjual, maka pilihlah jenis pembayaran ini karena kamu juga bisa sekalian melihat kondisi dari barang tersebut, terutama jika kamu membeli barang yang mahal seperti mobil bekas, motor, dan lainnya.Jika kamu melakukan COD, sangat disarankan untuk tidak pergi sendirian dan memilih tempat transaksi yang ramai. Pasalnya saat ini sudah banyak kasus perampokan yang menggunakan modus transaksi jual beli barang secara COD.
    Apabila lokasi kamu dan penjual berjauhan, maka cara paling aman adalah dengan menggunakan sekenis jasa rekening bersama (rekber). Jasa ini biasanya banyak terdapat di Kaskus dan akan menyimpan uang dari pembeli sebelum ia menerima barang yang dikirimkan oleh si penjual.
    Sedangkan jika kamu terpaksa untuk melakukan pembayaran langsung melalui transfer ke rekening si penjual, maka pastikan si penjual tersebut memiliki reputasi yang baik. Lihatlah testimoni dari para konsumennya dan jangan pernah mentransfer uang sebelum kamu benar-benar yakin akan reputasi dari penjual tersebut terutama untuk transaksi barang di atas nominal Rp 100 ribu.
    Toko online yang benar-benar terpercaya biasanya mencantumkan nomor rekening beserta nama pemilik dari rekening tersebut di situsnya. Catatlah nomor rekening tersebut agar bisa dijadikan sebagai bukti jika terjadi penipuan di kemudian hari.
    Untuk situs yang menerima pembayaran melalui kartu kredit, alangkah baiknya jika kamu melakukan pembayaran tersebut melalui jasa layanan kartu kredit seperti PayPal dan lainnya. Jangan pernah memasukkan data kartu kredit jika terdapat hal yang mencurigakan di halaman pembayaran toko online tersebut.
    Setelah melakukan pembayaran dengan berbagai cara di atas, simpanlah bukti pembayaran tersebut dengan baik. Hal ini bertujuan untuk melakukan klaim garansi dan yang lainnya jika suatu saat barang yang dibeli rusak atau tidak sesuai dengan harapan.
  6. Pengiriman BarangJika tidak melakukan pembayaran dengan COD, maka sudah pasti barang akan dikirimkan melalui jasa pengiriman. Pilihlah jasa pengiriman yang sudah terpercaya dan jangan mudah tergiur dengan ongkos pengiriman yang sangat murah.Jika barang yang dikirimkan mudah pecah atau rusak, mintalah kepada si penjual untuk membungkusnya dengan kotak kayu, styrofoam, dan bahan pelindung lainnya. Mintalah nomor resi pengiriman kepada si penjual agar kamu dapat memantau proses pengiriman barang tersebut.
    Itulah beberapa langkah mudah untuk menghindari penipuan ketika sedang melakukan transaksi jual beli online. Meskipun selalu ada celah untuk melakukan aksi kejahatan, namun setidaknya kamu sudah meminimalisir potensi kejahatan tersebut. Apakah kamu memiliki tips lain untuk menghindari penipuan ketika belanja di internet?
Itulah 6 tips belanja online yang dikutip dari carisinyal untuk membantu para pembeli yang masih ragu atau pembeli online yang baru pertama kali melakukan transaksi. Jika kamu masih ragu untuk berbelanja online, kamu bisa langsung mengunjungi toko offline yang disediakan si penjual. Selamat mencoba! JalanTikus.com

Kelola Smartphone Android

Written By giyanto jaya on Kamis, 07 Agustus 2014 | 04.14

 Sudah banyak sekali software utilitas yang beredar di Internet, software-software tersebut tentunya mempunyai kegunaan tersendiri. Dari banyaknya software yang beredar, ini ada software yang cukup bagus.
SnapPea merupakan software utilitas gratis yang bisa dipergunakan untuk mengatur aplikasi, musik, foto sms dan telepon yang ada di Android-mu melalui Desktop. Dengan begitu, kamu tidak perlu lagi membuka Android secara terus-menerus.
Dari sana, kamu bisa mengatur, mengorganisai, mengirim atau menerima file dari Android langsung di tampilan antar mukanya. Kamu juga bisa menginstall aplikasinya secara langsung tanpa harus memverifikasinya lewat google play. SnapPea bisa juga melakukan back up telepon, mengatur foto, musik dan video. Meng-Importnya ke playlist. Yang lebih hebatnya, SnapPea bisa digunakan mengirimkan sms ke teman-teman kamu tanpa harus membuka AndroidJika kamu mencari software all-in-one utilitas untuk mengatur Android, SnapPea merupakan pilihan yang tepat. Cara untuk menghubungkan Android kamu ke komputer pun cukup mudah. Kamu bisa menggunakan kabel data ataupun kamu bisa menggunakan Wi-Fi di jaringan yang sama.
caranya buka seting opsi pegembang diklik terus debugging diklik sambungkan ke pc











JalanTikus.com -

Laptop Windows Sentuh

Written By giyanto jaya on Selasa, 22 Juli 2014 | 18.54


Berapa harga laptop Windows termurah yang bisa dibeli saat ini? Dalam waktu dekat, peminat cukup merogoh kocek sebesar 199 dollar AS atau sekitar Rp 2,3 juta untuk membawa pulang sebuah laptop, lengkap dengan sistem operasi Windows.

Harga itulah yang dipatok HP untuk produk laptop terbarunya, "Stream", yang diumumkan oleh COO HP Kevin Turner pada konferensi partner Microsoft di Washington D.C., AS, 14 Juli kemarin, menurut laporan dari The Verge.

HP tidak mengungkap komponen hardware seperti apa yang ditanamkan pada laptop tersebut, namun, disebutkan bahwa Stream rencananya bakal dirilis pada musim liburan menjelang akhir tahun ini.

Di samping itu, pabrikan laptop rekanan Microsoft lainnya, Acer dan Toshiba, turut memperkenalkan model laptop murah masing-masing.

Acer datang dengan Aspire ES1 yang memiliki prosesor Intel Celeron 2,16 GHz, RAM 4 GB, harddisk 500 GB, dan layar 15,6 inci. Sementara unit dari Toshiba mengandalkan bentuk yang kecil dengan layar 11,6 inci, SSD 32GB, dan berat yang hanya 1 Kg.

Kedua laptop dari Acer dan Toshiba tersebut dibanderol dengan harga relatif terjangkau, yaitu 249 dollar AS atau sekitar Rp 3 juta.

Harga laptop Windows baru yang terhitung "murah" ini antara lain ditujukan untuk menghadapi serbuan laptop murah dari Google.

"Kami memiliki nilai lebih dibanding Chromebook, kami tak akan mengorbankan pasar ini untuk pemain lain," kata Turner.

Microsoft sendiri memang diketahui memangkas harga lisensi OS Windows demi menekan harga laptop Windows.

Dalam promosinya, raksasa software itu menekankan kelebihan-kelebihan laptop Windows dibandingkan Chromebook, seperti kemampuan menjalankan aplikasi desktop dan bekerja baik secara online maupun offline. Sumber: The Verge

Windows 9 yang juga dikenal sebagai “Threshold”.

http://hasbullahmarwan.files.wordpress.com/2013/10/windows-9.jpg

Windows dikabarkan akan mengeluarkan Windows 9 yang juga dikenal sebagai “Threshold”. Windows terbaru tersebut akan menghilangkan sejumlah padua warna warni di Windows 8 dan membuka jalan akan kehadiran Start Menu tradisional.
Menurut laporan ZDNet, banyak pengguna yang senang dengan gaya tradisional dari Windows 7. Saat dioperasikan di PC, Windows 9 akan menitikberatkan lingkungan desktop.
Ada perubahan jika Windows 9 digunakan tablet dan smartphone. Sistem operasi ini tidak akan menampilkan desktop namun touchscree khusus.
ZDNet juga melansir bahwa Windows 9 akan dirilis pada akhit tahun 2014. Padahal sebelumnya diperkirakan Windows 9 baru akan meluncur pada tahun 2015.

Mereset Handphone ke Pengaturan Pabrik

Mereset Handphone ke Pengaturan Pabrik tidak Benar-benar Menghapus Data Pribadi
Sebuah fakta menarik diungkapkan oleh perusahaan software keamanan Avast. Mereka menemukan bahwa melakukan reset dan mengembalikan handphone ke kondisi settingan pabrik tidak benar-benar menghapus data penggunanya. Bahkan mereka menemukan kalau data-data tersebut bisa digali kembali dengan memakai software recovery data.
Untuk melakukan percobaan ini, Avast telah membeli sebanyak 20 handphone dari situs lelang eBay. Selanjutnya, mereka menguji handphone-handphone itu dengan menggunakan software recovery data. Hasilnya, mereka pun bisa mengembalikan berbagai jenis data, dari foto, email, nomor kontak lengkap dengan nama dan alamatnya, file pengajuan pinjaman dan bahkan bukti adanya pelecehan seksual.
Penemuan ini pun menunjukkan bahwa mengembalikan smartphone ke kondisi pabrik tidak benar-benar menghapus data pribadi. Sebaliknya, perlakuan ini hanya menghapus informasi indeks dari file tersebut dan menandainya sebagai tempat yang bisa digunakan kembali untuk penulisan data. Namun pada kondisi nyatanya, data tersebut masih benar-benar ada dan bisa diakses.
Avast tidak menyebutkan jenis sistem operasi dari smartphone-smartphone tersebut. Namun CTO dari Drivesavers, Chris Bross mengatakan kalau kemungkinan besar 20 smartphone tersebut adalah handphone Android. Dia mengatakan kalau melakukan revovery data di iPhone lebih sulit ketimbang Android.
sumber:kotabekasi.com

Perbedaan Windows 8 vs Windows 8.1

Written By giyanto jaya on Selasa, 15 Juli 2014 | 22.06



Windows 8 vs Windows 8.1

 berikut ini adalah perbedaan Windows 8 dan Windows 8.1 yang berhasil temukan:

Start Screen


Ukuran Tile

Ukuran tile Windows 8.1 jauh lebih fleksibel dan bervariasi daripada ukuran tile Windows 8. Di Windows 8.1 kamu bisa lebih mudah mengubah ukuran tile dengan memilih ukuran yang kamu inginkan. Lebih cantik, lebih fleksibel.
Tampilan Start Screen Windows 8

Windows 8 vs Windows 8.1
Menu mengubah ukuran tile Windows 8

Windows 8 vs Windows 8.1
Tampilan Start Screen Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1
Menu mengubah ukuran tile Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1

Group Tile

Tidak mudah untuk mengubah nama group tile di Windows 8. Kamu perlu melakukan setidaknya 4 langkah. Tetapi di Windows 8.1 mengubah nama group tile bisa dengan klik kanan salah satu tile di group tersebut dan mengisikan nama group. Lebih mudah, lebih cepat.
Mengubah Nama Group di Windows 8

Windows 8 vs Windows 8.1
Mengubah Nama Group di Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1

Personalisasi Start Screen

Mengubah warna dan background Start Screen Windows 8.1 bisa langsung dilakukan melalui Start Screen. Cukup klik kanan -> personalize, dan menu personalisasi bakal muncul. Hal ini berbeda dengan di Windows 8 yang harus melakukannya melalui PC Settings.
Personalisasi Start Screen di Windows 8

Windows 8 vs Windows 8.1
Personalisasi Start Screen di Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1

App List

Di Windows 8 untuk mengakses daftar aplikasi kamu harus melakukan klik kanan dan menekan tombol All Aps. Di Windows 8.1 tombol tersebut sudah disediakan di bawah Start Screen
Tombol Akses Daftar Apps di Windows 8

Windows 8 vs Windows 8.1
Tombol Akses Daftar Apps di Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1
App List di Windows 8 tampil begitulah adanya, tanpa bisa diurutkan. Di Windows 8.1 daftar aplikasi bisa diurutkan sesuai dengan nama, tanggal install, sering tidaknya digunakan, serta berdasarkan kategori. Form pencarian juga diletakkan di bagian kanan atas dari daftar aplikasi untuk memudahkan mencari aplikasi yang diinginkan.
App List di Windows 8

Windows 8 vs Windows 8.1
App List di Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1

Desktop


Default Wallpaper

Windows 8.1 memiliki wallpaper default baru yang berbeda dengan wallpaper default Windows 8.
Default wallpaper Windows 8

Windows 8 vs Windows 8.1
Default wallpaper Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1

Tombol Start

Taskbar Windows 8 tidak dilengkapi dengan tombol start, tetapi sebuah “tombol” akan muncul jika diarahkan ke pojok kiri desktop dan akan hilang begitu mouse diarahkan ke tempat lain. Hal ini berbeda dengan Windows 8.1 yang di taskbarnya dilengkapi dengan tombol start. Lokasinya sama seperti lokasi Start menu di Windows 7 atau versi Windows sebelumnya.
“Tombol” Start di Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1
Tombol Start di Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1
Tetapi fungsi keduanya tidaklah jauh berbeda. Tombol Start di Windows 8.1 hanya tombol yang mengarah ke Start Screen, dan bukan Start menu seperti yang ada di Windows 7 atau Windows versi sebelumnya.

Menu Shutdown di Klik Kanan Tombol Start

Jika di pojok kiri taskbar Windows 8 di klik kanan, akan muncul beberapa menu. Tetapi di menu tersebut tidak ada menu shutdown atau sign out. Hal ini membuat proses mematikan Windows 8 cukup panjang karena harus dilakukan melalui Charm Bar. Tetapi di Windows 8.1 menu yang muncul saat tombol start di klik kanan dilengkapi dengan menu shutdown, sleep, sign out, dan restart, membuat proses mematikan PC menjadi lebih cepat.
Menu di klik kanan taskbar Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
Menu di klik kanan tombol start Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1

Navigation Properties (Boot to Desktop, Start Screen Background, dsb.)

Saat komputer baru dinyalakan, semua pengguna Windows 8 akan masuk ke Start Screen terlebih dahulu. Baru dari Start Screen kamu bisa masuk ke desktop. Hal ini dianggap memperlambat kerja pengguna Windows 8 yang ingin menggunakan desktop. Oleh karena itu di Windows 8.1 ditambahkan menu di properties taskbar untuk mengatur beberapa hal.
Menu ini bisa diakses dengan klik kanan taskbar -> properties -> navigation. Didalamnya ada berbagai menu navigasi yang cukup penting. Selain Boot to Desktop tadi, ada juga menu Desktop Background on Start untuk menampilkan background desktop di Start Screen Windows 8.1. Windows 8 tidak memiliki menu ini.
taskbar Properties di Windows 8

Windows 8 vs Windows 8.1
Taskbar Properties di Windows 8.1, ditambahkan tab Navigation dengan beberapa pengaturan penting.
Windows 8 vs Windows 8.1

Windows Experience Index

Windows Experience Index adalah perhitungan performa PC Windows yang ditampilkan dalam bentuk score. Sejak di Windows 8.1, Windows Experience Index telah dihilangkan.
PC Info di Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
PC Info di Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1

Fitur Pencarian (Search)

Di Windows 8 fitur pencarian masih bersifat local, sedangkan di Windows 8.1 pencarian sudah melibatkan pencarian di web. Kategori pencarian Windows 8.1 juga ditampilkan dalam bentuk menu dropdown.

Form Pencarian Windows 8

Windows 8 vs Windows 8.1
Form Pencarian Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1
Hasil Pencarian Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1

Menu Device dan Share di Desktop

Baik menu Device maupun Share di desktop Windows 8 tidak memiliki menu atau fungsi di dalamnya. Di Windows 8.1 menu Device dilengkapi dengan menu Play, Print, dan Project. Meskipun menu Play dan Print kosong, tetapi menu Project bisa digunakan untuk mengatur tampilan layar, memudahkan bagi siapapun yang akan menggunakan layar tambahan atau proyektor. Sedangkan pada menu Share telah ditambahkan fitur untuk mengirim tampilan desktop melalui email.
Menu Device Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
Menu Share Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
Menu Device Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1
Menu Share Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1

File Explorer


Libraries

Di Windows 8.1 folder Libraries yang berisi Documents, Music, Pictures, dan Videos telah dihilangkan. Isi folder Libraries diintegrasikan langsung dengan folder This PC.
Folder Libraries di Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
Tidak Ada Folder Libraries di Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1

Computer Menjadi This PC

Folder Computer di Windows 8 diganti namanya menjadi This PC di Windows 8.1. Pada bagian atas This PC telah ditambahkan folder Desktop, Documents, Download, Music, Pictures, Videos.
Computer di Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
This PC di Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1

Integrasi SkyDrive

Di Windows 8.1 SkyDrive langsung terintegrasi dengan File Explorer dan lokasinya bisa diubah. Dengan begitu kamu bisa memiliki tambahan space SkyDrive serta bisa mengakses SkyDrive langsung dari File Explorer.
Integrasi SkyDrive di Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1
Lokasi Default SkyDrive Bisa Diubah
Windows 8 vs Windows 8.1

Apps


Windows Store

Windows Store di Windows 8.1 telah dirombak total, baik secara tampilan maupun fitur. Tampilan barunya membuat kamu bisa lebih mudah mencari aplikasi yang kamu inginkan. Dengan adanya form pencarian di kanan atas, ditambah pengkategorian aplikasi, Windows Store di Windows 8.1 jauh lebih baik daripada Windows Store di Windows 8.
Windows Store di Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
Windows Store di Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1

Mail

Aplikasi Mail di Windows 8.1 kini telah diperbaharui baik secara fitur dan desain. Aplikasi tersebut mendukung drag n drop, multi window snap, serta terintegrasi dengan Skype
Aplikasi Mail Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
Aplikasi Mail Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1

People

Aplikasi People telah diubah desainnya hingga lebih cantik dan fungsional.
Aplikasi People di Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
Aplikasi People di Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1

Calendar

Sama seperti people, aplikasi Calendar juga mengalami perombakan desain. Calendar Windows 8 terlihat lebih rumit dan kompleks, sedangkan di Windows 8.1 hanya event penting saja yang ditampilkan di depan, sisanya bisa diakses melalui menu yang disediakan.
Aplikasi Calendar di Windows 8

Windows 8 vs Windows 8.1
Aplikasi Calendar di Windows 8.1

Windows 8 vs Windows 8.1

Messenger vs Skype

Di Windows 8.1 aplikasi Messenger telah dihilangkan dan diganti dengan Skype. Hal ini merupakan perubahan yang positif mengingat Skype lebih banyak digunakan serta memiliki lebih banyak fitur daripada aplikasi Messenger. Namun demikian tidak ada perubahan yang berarti di aplikasi Skype tersebut. Fitur dan tampilannya masih sama dengan aplikasi Skype Windows 8.

Aplikasi Messenger di Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
Aplikasi Skype di Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1

Help + Tips

Windows 8 banyak dikritik karena perubahan UI nya yang drastis sehingga membingungkan pengguna Windows. Mungkin itulah alasan ditambahkannya aplikasi Help + Tips di Windows 8.1. Aplikasi ini berisi tutorial dasar tentang cara penggunaan Windows 8.1
Aplikasi Help + Tips di Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1

Internet Explorer

Windows 8 masih menggunakan IE10, sedangkan Windows 8.1 sudah menggunakan IE11. Ada banyak sekali perubahan dan perbaikan fitur di dalamnya. Semua fitur barunya sudah pernah WinPoin bahas disini.
Internet Explorer 10 di Windows 8
Windows 8 vs Windows 8.1
Internet Explorer 11 di Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1

Aplikasi Lain

Masih ada beberapa perubahan aplikasi lain di Windows 8.1 namun tidak begitu signifikan. Misalnya saja sedikit perubahan di Xbox Music, atau ditambahkannya aplikasi Bing Food, Alarm, dsb.
Aplikasi Bing Food di Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1
Aplikasi Alarm di Windows 8.1
Windows 8 vs Windows 8.1
Itulah beberapa perbedaan antara Windows 8 dan Windows 8.1 yang terlihat dan berhasil WinPoin temukan. Tentu saja masih ada banyak sekali perubahan lain yang tidak bisa dilihat, misalnya saja kestabilan sistem yang lebih baik, peningkatan security, dsb.
 sumber:winpoin.com